1 November 2023

Lomba jurnalistik, Simak 6 TRIK Cara Menangnya!

Cara menang lomba jurnalistik

Cara menang lomba jurnalistik

Sebelumnya kami sudah menuliskan 7 TIPS cara menang lomba jurnalistik, kali ini kami akan memberi ulasan mengenai 6 Trik cara menang lomba jurnalistik, sebagai kelanjutan pembahasannya.

Informasi ini masih bersumber dari Rendi Fadillah. Wartawan media cetak harian Sumatera Ekspres. Prestasi terbaru Rendi menjadi juara pertama lomba jurnalistik Ajang Anugerah Kominfo 2022 kategori liputan media cetak (https://www.instagram.com/p/ClyRhSfySVB/?igshid=YmMyMTA2M2Y=) dan pemenang 3 pada lomba jurnalistik Gojeg: Kreasi Pewarta Anak Bangsa 2022 kategori feature regional Sumatera (https://www.instagram.com/p/Cl41KEGBvKJ/?igshid=YmMyMTA2M2Y=).

Simak baik-baik 6 TRIK menang lomba jurnalistik menurut Rendi Fadillah berikut ini!

1. Mempelajari dan mengamati karya-karya pemenang lomba jurnalistik sebelumnya.

6 trik menang lomba jurnalistik

Banyak belajar memang syarat mutlak menjadi pemenang. Begitu juga saat mengikuti lomba jurnalistik. Salah satunya dengan belajar pada karya-karya pemenang sebelumnya.

Baca dan analisis karya tersebut secara mendalam. Fokus pada struktur, gaya bahasa, dan teknik jurnalistik yang digunakan oleh pemenang lomba. Tiru apa yang seharusnya ditiru. Tapi ingat, selalu ada identitas, ciri khas sendiri masing-masing jurnalis. Mencontoh bukan berarti meniru semuanya.

Bandingkan dengan karya Anda sendiri. Apa yang membuat karya pemenang lebih baik dari karya Anda? Apa yang bisa Anda pelajari dari karya tersebut yang dapat Anda terapkan dalam karya Anda sendiri?

Mintalah saran dari orang lain. Dapatkan masukan dari rekan jurnalis atau mentor yang Anda percayai. Tanyakan apa yang mereka pikirkan tentang karya pemenang dan bagaimana mereka menilai karya tersebut.

Temukan inspirasi baru. Jangan terlalu fokus pada karya pemenang saja. Cari inspirasi dari karya-karya jurnalistik lain yang telah terbukti sukses, baik dalam lomba maupun tidak.

Belajar dari kegagalan. Jika Anda tidak menjadi pemenang lomba, jangan menyerah. Pelajari apa yang salah dalam karya Anda dan temukan cara untuk memperbaikinya. Semua kegagalan adalah peluang belajar. Jadikan kegagalan tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan kemampuan Anda.

Demikian yang dilakukan oleh Rendi Fadillah. Ketika karyanya tidak menang, ia akan kembali membaca naskah berita jurnalis yang menang dan membandingkan dengan karyanya sendiri. Biasanya ia akan menemukan poin perbedaan dan letak kekurangan karyanya.

2. Ambil sudut pandang berbeda dari yang sudah pernah dibahas jurnalis lain.

Mencari ide lomba jurnalistik

Topik bahasan yang menarik dan unik masih selalu menjadi yang terbaik. Karena sesuatu yang berbeda cenderung lebih menarik. Unik, berbeda dan menarik disini adalah cara pandang dan pemikiran yang tidak biasa, namun kekinian dan tetap memberi insight bagi pembacanya.

Kembali pada poin satu, membaca dan menganalisis berita-berita lain yang  ditulis jurnalis lain, menjadi poin penting untuk menemukan ide dan sudut pandang.

Cari tahu apa yang telah ditulis dan bagaimana sudut pandang yang telah diambil oleh jurnalis lain. Perdalam pengetahuan tentang topik yang akan Anda tulis. Pelajari lebih dalam mengenai latar belakang, sejarah, dan aspek-aspek lain dari topik tersebut. Lihat apa yang belum ditulis oleh jurnalis lain. Jika Anda menemukan sebuah topik yang belum banyak  atau belum ditulis, namun sangat relevan dengan tema lomba, itu dapat menjadi peluang bagi Anda untuk mengambil sudut pandang yang berbeda.

Bandingkan dengan perspektif lain. Jika Anda menulis tentang sebuah topik yang telah banyak ditulis oleh jurnalis lain, cobalah untuk mengambil sudut pandang yang berbeda dari yang telah ada. Misalnya, jika banyak jurnalis yang mengambil sudut pandang yang pro terhadap sesuatu, cobalah untuk mengambil sudut pandang yang kontra.

Gunakan sumber yang berbeda. Jangan terlalu bergantung pada sumber-sumber yang sama yang digunakan oleh jurnalis lain. Cari tahu sumber-sumber yang belum pernah Anda gunakan sebelumnya, dan gunakan untuk memperkuat tulisan Anda.

Memang cukup menguras otak. Namun yakinlah, hasil tak akan menghianati usaha. Demikian menurut Rendi, sehingga butuh waktu dan energi lebih dalam membuat berita bermanfaat, terlebih jika untuk lomba jurnalistik.

3. Masukan human interest dalam pembahasan. Terutama dalam karya jurnalistik bentuk Feature.

Sepanjang pengalaman Rendi mengikuti lomba jurnalistik, karya yang mengangkat human interest lebih sering menang.

Namun tergantung kategori berita yang dilombakan. Pada kategori Feature, human interest bisa dieksplor lebih dalam. Tidak demikian dengan berita Straight News yang biasanya ditulis pendek. Akan tetapi, kebanyakan lomba jurnalistik berbentuk Feature, berita artikel jurnalistik dan Depth News.

4. Gunakan data pendukung minimal dari tiga orang narasumber.

Menurut Rendi, berita yang kuat wajib menyertakan minimal tiga orang narasumber. Karena seperti tujuannya, berita memberikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan.

Data pendukung merupakan informasi yang memperkuat dan meningkatkan validitas wawancara jurnalistik. Dengan menggunakan data pendukung, Anda dapat menunjukkan bahwa wawancara yang dilakukan tidak hanya berdasarkan pendapat atau opini seseorang, melainkan juga didukung oleh fakta dan informasi yang terpercaya. Selain itu, data pendukung dapat membantu Anda untuk lebih memahami topik yang dibahas dalam wawancara dan memberikan konteks yang lebih luas.

Data pendukung dapat berupa berbagai macam informasi, seperti:

  • Hasil penelitian atau riset yang terkait dengan topik yang dibahas
  • Statistik atau angka-angka yang mendukung pendapat atau pernyataan yang dibuat dalam wawancara
  • Kutipan atau pernyataan dari sumber lain yang terkait dengan topik yang dibahas
  • Dokumen resmi atau berkas yang berkaitan dengan topik yang dibahas

Menggunakan data pendukung dapat membantu Anda untuk memperkuat berita yang Anda tulis, sehingga menjadi lebih meyakinkan dan menarik bagi pembaca. Termasuk bagi penyelenggara dan juri lomba.

5. Tekun dan siapkan waktu khusus meramu tulisan.

6 cara menang lomba jurnalistik

Sediakan waktu yang cukup untuk menulis dan menyusun tulisan Anda dengan baik. Tidak cukup satu hari dalam mengerjakan naskah berita untuk lomba. Perlu berkali-kali melakukan editing tulisan. Lebih baik jika naskah diendapkan terlebih dahulu untuk menghindari rasa jenuh. Karena jenuh dan bosan, dapat membuat pikiran mentok. Ide sempit dan tak mampu melanjutkan tulisan dengan baik.

Rendi sendiri membutuhkan paling sedikit satu minggu dalam proses mencari ide, peliputan dan penulisan berita untuk lomba. Kadang bisa mencapai dua minggu lebih jika terhambat pada tahap peliputan. Pasalnya menemui dan wawancara dengan narasumber, memerlukan kecocokan waktu. Kadang narasumber adalah orang yang sibuk, sehingga sudah membuat janji sekalipun bisa dibatalkan dan reschedule ulang.

6. Kenali Juri

Yang terpenting, menang dalam lomba jurnalistik tidak selalu tentang menulis dengan gaya yang indah atau menggunakan kata-kata yang rumit. Menghadirkan informasi yang akurat dan bermanfaat, serta menulis dengan gaya yang jelas dan mudah dipahami, adalah kewajiban utama seorang jurnalis. Sebagaimana pengertian Kewartawanan atau jurnalisme dalam wikipedia, yakni kegiatan menghimpun berita, mencari fakta, dan melaporkan peristiwa. 

Mengenali juri lomba bukan berarti Anda dapat menghubunginya secara pribadi berkaitan dengan kemenangan di suatu lomba. Akan tetapi, bertujuan untuk mengetahui kecenderungan atau arah pandangan juri tersebut dalam memberi nilai pada suatu naskah jurnalistik.

Mirip dengan bagaimana Anda mengamati karya-karya pemenang lomba jurnalistik, begitu juga cara Anda mengenali tipikal dan kecenderungan juri. Namun, perlu diingat bahwa setiap juri mungkin memiliki pendapat yang berbeda, jadi tidak ada jaminan bahwa mengetahui latar belakang juri akan memberi Anda kemenangan pasti.

Demikian 6 TRIK Cara Menang Lomba Jurnalistik dari Rendi Fadillah. Semoga bermanfaat.

Deris Afriani

Berisi tentang Review, Tutorial, Tips dan Trik mudah.

View all posts by Deris Afriani →

One thought on “Lomba jurnalistik, Simak 6 TRIK Cara Menangnya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *